Rabu, 16 Desember 2015





Tugas powerpont dari urutan terakhir sampai awal. 

makalah Media Audio dalam Pembelajaran



BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Perkembangan komunikasi suara sebenarnya telah melalui sejarah yang lama. Dalam tahun 1844, Samsul F.B Morse mengirim berita lewat kawat dari Baltimore ke Washington. Maka lahirlah telegrafi kemudian Alexander graham bell berfikir “kalau bunyi bisa disalurkan melalui kawat, mengapa suara tidak?” maka pada tanggal 14 februari 1975 untuk pertama kali bell melakukan percakapan lewat telepon dan sejak Guglielmo Marconi untuk pertama kali dalam tahun 1896 mengirim an menerim pesan (suara) tanpa kawat, Sembilan tahun kemudian suara mnausia dapat disiarkan keseluruh dunia melalui radio. Demikian pula pemakaian alat perekam suara pemakaian alat perekam suara baru dimulai sejak tahun 1877, ketika Thomas Edison menemukan phonograph kemudian melalui alat inilah orang perekam suara melalui piringn hitam berkat kemajuan tehkhnologi kini orang dapat pula merekam suara dengan alat perekam suara yang disebut dengan “caseete tape recorder”. Dengan alat  terakhir ini kita dapat meperoleh beberapa keuntungan yang tidak memiliki oleh alat perekam suara yang ada sebelumnya.
Pada umumnya keberadaan media audio muncul karena keterbatasan kata-kata, waktu, ruang dan ukuran. Ditambahkan juga bahwa media pembelajaran audio berfungsi sebagai sarana yang mampu menyampaikan pesan sekaligus mempermudah penerima pesan dalam memahami isi pesan  membantu menyampaikan maklumat dengan lebih berkesan membantu meningkatkan daya tarikan terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk suara latar, musil, atau rekaman suara dan lainnya.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud Media Audio ?
2.      Apa fungsi Media Audio ?
3.      Apa saja kelebihan dan kelemahan Media Audio ?
4.      Sebutkan contoh Media Audio ?
C.    TUJUAN
1.      Untuk mengetahui pengertian Media Audio
2.      Untuk mengetahui fungsi media audio
3.      Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan media audio
4.      Untuk mengetahui contoh-contoh media Audio













BAB II
PEMBAHASAN
A.    Definisi Media Audio
Yang dimaksud dengan media dengar (media audio) adalah altape recorderat media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja. Pada penggalan ini berturut-turun dibahas media dengar yaitu radio rekaman suara (audio cassette tape recorder). Media pembelajaran adalah suara-suara ataupun bunyi yang berkaitan dengan materi pembelajaran direkam dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.
Media audio menurut sadiman (2005:49) adalah media untuk menyempaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang-lambang auditif, baik verbal (kedalam kata-kata atau bahasa lisan) maupun nonverbal. Sedangkan menurut sudjana dan Rifai (2003 : 129) media audio untuk mengajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif (pita suara atau piringan suara), yang dapat merangsang fikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar. Media audio mempunyai sifat yang khas, yaitu : hanya mengandalkan suara (indera pendengar), personal, cenderung satu arah, mampu menggugah imajinasi.
Kaitannya dengan audio sebagai media pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa media audio pembelajaran yaitu saran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau rangkaian pesan materi pembelajaran melalui suara-suara ataupun bunyi yang direkam menggunakan alat perekam suara,
Kemudian diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.
           
B.     Fungsi media audio
Fungsi media audio Arsyad (2003:44) beliau mengutuip pendapat sudjana dan ravai (1991 :130) adalah untuk melatih segala kegiatan perkembangan keterampilan terutama yang menghubungkan dengan aspek-aspek keterampilan pendengan yang dapat dicapai dengan media audio ialah berupa:
1.         Pemusatan perhatian dan mempertahankan perhatian
2.      Mengikuti pengarahan
3.      Melatih daya analisis
4.      Menentukan arti dan konteks
5.      Memilih informasi dan gagasan
6.      Merangkum, mengingat kembali dan menggali informasi.
Fungsi lain dari media audio adalah sebagai alat bantu bagi para pendidik, karena sifatnya hanya sekedar membantu, maka dalam pemanfaatannya memerlukan bantuan metode atau media lain, sehingga pengalaman dan pengetahuan siap dimiliki oleh pendengar dan akan membantu keberhasilan. Selain itu juga sudjana (2005 : 129) menambah pemanfaatan fungsi media audio dalam pengajaran terutama digunakan dalam :
1.      Pengajaran music literaty (pembacaan sajak), dan kegiatan dekumentasi.
2.      Pengajaran bahasa asing, baik secara audio ataupun secara audio visual.
3.      Pengajaran melalui radio atau radio pendidikan.
4.      Paket-paket untuk berbagai jenis materi, yang memungkinkan siswa dapat melatih daya penafsirannya dalam suatu bidag studi.





C.    Kelebihan dan kekurangan media audio
a.       Kelebihan media audio
1.      Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada tv
2.      Sifatya mudah untuk dipindahkan
3.      Dapat di gunakan bersama-sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali
4.      Dapat merangsang partisipasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
b.         Kekurangan media audio
1.   Memerlukan suatu pemusatan pengertian pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertian harus didapat dengan cara belajar yang khusus
2.   Media audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal-hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual
3.   Karena abstrak tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan pembendaharaan kata-kata atau bahasa, serta susunan kalimat.
4.   Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
5.   Penempilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan pembendaharaan penglaman analog tersebut pada si penerima. 



D.    Contoh media audio
1.      Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengar berita yang bagus dan actual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru. Masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cuup efektif. Media ini juga mampu merangsang partisipasi aktif bagi sipendengar.
2.      Kaset audio
Disini khusus membahas kaset audio yang sering digunakan disekolah. Memiliki keuntungan yaitu merupakan media yang ekonomis dan praktis, karena biaya pengadaan dan perawatan snagat murah dan mudah didapatkan.
3.   Alat perekam magnetic
Alat perekam magnetic atau tape recorder adalah salah satu alat elektronik yang  mampu merekam suara secara manual dan merupakan salah satu media yang memiliki peranan yang sangat penting dalam penyampaian keakuratan sebuah informasi. Alat ini sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa. Macam-macam alat penyimpanan file audio antara lain :
Ø Piringan hitam (PH)
Alat penyimpanan file audio (modern) yang pertama ditemukan adalah piringan hitam. Ialah meiliki pena bergetar yang berfungsi untuk menghasilkan bunyi atau suara dari sebuah disc. Alat yang diperlukan alat untuk memutar piringan hitam adalah gramophone.
Ø  Kaset
Kaset adalah alat penyimpanan file audio yang berbentuk pita kaset. Setiap pita kaset mampu menyimpan file audio yang berdurasi sekitar satu jam disetiap sisinya. Kualitas suara nya cukup baik. Penurunan kualitas suara dapat terjadi jika pita kaset rusak, jamuran, kotor dan lain-lain. Alat untuk memutar kaset bisa berupa radio tape dan bisa juga diputar dengan menggunakan walkman.
Ø CD dan DVD
CD (compact disc) dan juga DVD (digital compact disc) adalah sebuah media penyimpanan file audio yang dibuat untuk merampingkan system penyimpanannya. Selain ramping, keduanya memiliki kemampuan menyimpan file yang lebih banyak jika di bandingkan dengan pita kaset. Kualitas suara yang dihasilkan juga lebih bagus. Kualitas suara akan menurun atau bahkan hilang jika permukaan disctergores, kotor, beramur, atau mengalami kerusakan lainnya. Alat yang diperlukan untuk memutar CD atau SVS audio adalah CD player dan DVD player.
Ø MP3
Mp3 merupakan salah satu bentuk (format) penyimpanan file audio digital yang dianggap popular saat ini. Disamping ukuran filenya yang lebih kecil, mp3 juga memberikan kualitas suara yang lebih bagus jika dibandingka dengan CD audio. Alat untuk memutar mp3 adalah mp3 player. Selain itu mp3 juga bisa diputar dengan iPod. iPod adalah salah satu merek dari seranagkaian alat pemutar media digital yang dirancang, dikembangkan, dan dipasarkan oleh Apple computer.
Ø Audio digital (WAV)
WAV atau waveform audio format, merupakan salah satu format penyimpanan file audio yang dirancang dan dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. Perangkat yang diperluhkan untuk memutar WAV salah satunya adalah iPod.



BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Media adalah perantara mengenai informasi. Sedangkan audio adalah yang berkaitan dengan pendengaran. Jadi media audio adalah perantara mengenai informasi yang diberikan oleh seseorang melalui alat pendengaran saja. Misalnya berupa rekaman mengenai suatu pelajaran. Selanjutnya, fungsi media audio salah satunya dapat membantu pekerjaan pendidik. Dengan adanya media audio tugas pendidik agak terbantu, misalnya pendidik hanya memutar rekaman mengenai materi yang ingin disampaikan dan dapat diulang sesuai keinginan. Kecuali radio tidak dapat diulang sesuai kemauan kita, dan ini merupakan salah satu kekurangan dari media audio.
Kelebihan media audio adalah Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada tv, Sifatya mudah untuk dipindahkan, dapat di gunakan bersama-sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali, dapat merangsang partisipasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya. Sedangkan kekurangannya adalah Memerlukan suatu pemusatan pengertian pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertian harus didapat dengan cara belajar yang khusus, Media audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal-hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual, Karena abstrak tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan pembendaharaan kata-kata atau bahasa, serta susunan kalimat, Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak dan  Penempilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan pembendaharaan penglaman analog tersebut pada si penerima.Contoh-contoh media audio adalah radio, kaset audio, dan Alat perekam magnetic
B.     SARAN
Semoga para pembaca tidak pernah puas dengan materi yang ada di makalah ini, dan terus mencari ilmu-ilmu pengetahuan lagi untuk mengetahui lebih mendalam informasi tentang Media audio dalam pembelajaran bahasa. Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua umumnya bagi pembaca dan khususnya bagi penulis